Ramadan

Bacaan Doa Niat dan Berbuka Puasa Ramadan

Empat Syarat Niat Puasa Ramadhan Agar Puasa Sah

Dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan, sangat penting untuk mengetahui bacaan atau doa niat puasa Ramadan 1441 Hijriah. Terlebih, setiap Muslim selalu diingatkan untuk mengawali sesuatu dari niat, termasuk niat puasa Ramadan.

Niat puasa Ramadan (Ramadhan) dapat diucapkan dalam hati maupun dilafalkan perlahan secara lisan dan jelas.

Berikut ini adalah redaksi lafal niat puasa ramadan:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Bacaan doa niat puasa Ramadan sebaiknya dibaca setiap malam, atau ketika makan sahur (sebelum masuk waktu salat Subuh).

Berikut bacaan doa berbuka puasa ramadan

“Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.”

Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Selain doa berbuka puasa di atas, ada pendapat lain tentang doa buka puasa Ramadan dari hadits Rasulullah SAW, sebagai berikut:

“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.”

Artinya: “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.” (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678)

.
.
8 Cara Agar Bisnis Tetap Lancar dan Bertahan Saat Wabah Virus Corona
Baca Juga:
1. Tambah Penghasilanbisa #JualanDari Rumah dapat penghasilan tiap bulan
2. Listrik GratisCara Bedakan Pelanggan Subsidi dan Non Subsidi
.
.

Empat Syarat Niat Puasa Ramadhan Agar Puasa Sah

agar niat puasa Ramadhan ini sah dan sempurna, maka para ulama memberikan beberapa syarat. Dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, Syaikh Wahbah Al-Zuhaili menyebutkan bahwa syarat niat puasa Ramadhan ada empat. Empat syarat dimaksud sebagai berikut;

Pertama, niat puasa Ramadhan harus dilakukan di waktu malam, dimulai sejak waktu Maghrib tiba hingga waktu Shubuh. Melakukan niat di waktu malam ini dalam kitab-kitab fiqih disebut dengan tabyitun niah. Jika melakukan niat puasa di waktu siang setelah waktu Shubuh, maka niatnya dinilai tidak sah.

Kedua, harus ta’yinun niah atau menentukan jenis puasa yang hendak dilakukan, sebagaimana wajib menentukan jenis shalat dalam niat ketika mengerjakan shalat wajib. Dalam puasa Ramadhan, ketika kita melakukan niat, maka kita wajib menyebut ‘Ramadhan’ dalam niat. Misalnya, nawaitu shauma ghadin min romadhan (saya niat puasa besok dari bulan Ramadhan).

Ketiga, memutlakkan niat hanya untuk puasa Ramadhan saja, bukan untuk puasa yang lain. Misalnya, seseorang melakukan niat puasa Ramadhan, namun jika besoknya dia bepergian, maka dia mau puasa sunnah. Niat seperti ini tidak sah karena tidak memutlakkan niat hanya untuk puasa Ramadhan saja.

Keempat, harus melakukan niat setiap malam selama bulan Ramadhan. Hal ini karena setiap hari selama bulan Ramadhan merupakan ibadah mustaqillah (independen), tidak dapat dikaitkan dengan hari sebelumnya atau setelahnya. Oleh karena itu, menggabungkan niat hanya di awal malam hari pertama bulan Ramadhan untuk seluruh puasa selama satu bulan dinilai tidak cukup.

Itulah bacaan doa niat dan berbuka puasa Ramadan beserta artinya. Semoga kita semua diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan dan ibadah-ibadah lainnya di bulan baik ini.

Dengan keteguhan hati, kiranya segala ibadah kita diterima Allah SWT dan kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadan menjadi ladang pahala untuk kita semua.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan mitra Kios Bank.

 

Artikel Rekomendasi: